<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>12. Unpublished Lecturer Paper</title>
<link href="http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/3200" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/3200</id>
<updated>2026-04-14T12:59:56Z</updated>
<dc:date>2026-04-14T12:59:56Z</dc:date>
<entry>
<title>WARISAN KOLONIALISME DAN LUKA ABADI DI TANAH PARA NABI</title>
<link href="http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13164" rel="alternate"/>
<author>
<name>Baskoro, Riski M</name>
</author>
<id>http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13164</id>
<updated>2025-07-16T10:06:17Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">WARISAN KOLONIALISME DAN LUKA ABADI DI TANAH PARA NABI
Baskoro, Riski M
Para intelektual kritis, bersatulah! Kita semua melihat kekejaman rezim Zionis selama puluhan&#13;
tahun itu yang dilakukan terhadap bangsa Palestina yang tidak berdosa. Kita melihat berbagai&#13;
macam serangan ke pusat kesehatan, pendidikan dan tempat ibadah atas nama memburu kaum&#13;
radikal. Kita semua melihat bagaimana seluruh dunia di masa kini banyak yang mendukung&#13;
Palestina untuk menjadi negara berdaulat, tetapi itu semua masih angan-angan dan jalan yang&#13;
panjang jika warisan kolonialitas kekuasaan yang disebut Quijano masih hidup di dalam sistem&#13;
sosial kemasyarakatan kita. Dalam peta Palestina kita pun melihat wilayahnya semakin sempit,&#13;
karena penjajahan Zionis yang dilegalkan oleh Barat, kita dapat melihat dengan jelas&#13;
bagaimana eskalasi peperangan meningkat tiap harinya. Akan tetapi kita tidak melihat siapa&#13;
sebenarnya di balik itu semua. Kita tidak sadar, di balik terbunuhnya anak-anak Palestina ada&#13;
negara kolonial yang dahulu membuka ruang pertumpahan darah itu melalui deklarasi Balfour&#13;
di tahun 1917. Sepertinya merekalah yang juga harus bertanggung jawab atas kehancuran abadi&#13;
akibat perang di tanah para Nabi, Palestina. Tulisan ini membuka ruang dialog yang selama ini&#13;
terlihat tertutup juga tersembunyi dalam barisan perang antar manusia di tanah milik Palestina.&#13;
Sampai saat ini, kita hanya sibuk menunjukkan sikap dukungan dan mengarahkan telunjuk kita&#13;
serta menyalahkan semuanya ke rezim Zionis itu. Kita hanya berpikir tentang kejamnya rezim&#13;
Zionis, tetapi melupakan aktor yang membuka kisah pertumpahan darah itu di masa lampau.&#13;
Jejak kolonialisme masih terasa hingga hari ini, mereka mengatur kekuasaan dengan cara&#13;
pandangnya sendiri melalui jalur ilmu pengetahuan yang dianggap netral, dan kita yang berada&#13;
di Timur dipaksa mengikutinya.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>KETIKA MESIN BERKUASA: DEHUMANISASI DI RUANG KAPITALISME MEDIA DIGITAL</title>
<link href="http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13163" rel="alternate"/>
<author>
<name>Baskoro, Riski M</name>
</author>
<id>http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13163</id>
<updated>2025-07-16T10:02:36Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">KETIKA MESIN BERKUASA: DEHUMANISASI DI RUANG KAPITALISME MEDIA DIGITAL
Baskoro, Riski M
Seperti yang dilansir oleh Majalah New York Times (2023, 1 Mei) seorang tokoh utama yang&#13;
dianggap sebagai pelopor Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau disingkat AI) telah&#13;
mengundurkan diri dari perusahaan raksasa digital Google di awal tahun 2023. Geoffrey&#13;
Hinton, dialah sang godfather of AI yang telah berkontribusi selama satu dekade lamanya di&#13;
Google, mengambil langkah untuk pensiun dengan intensi agar lebih bebas dalam mengisahkan&#13;
tentang potensi bahaya AI di masa mendatang tanpa adanya intervesi dari perusahaan di mana&#13;
ia bekerja. Hinton percaya, AI jika tidak dikontrol oleh manusia akan memberikan dampak&#13;
paling buruk bagi sejarah peradaban umat manusia yang mungkin akibatnya sudah dirasakan&#13;
saat ini seperti penyebaran disinformasi yang dianggap sebagai kebenaran tanpa adanya proses&#13;
dari mimbar akademik. Hal ini dapat mengancam pekerjaan yang dilakoni oleh manusia di&#13;
sektor industri media karena akan tergantikan oleh AI atau yang lebih buruk lagi adalah&#13;
hilangnya eksistensi manusia.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN DAN UNIVERSITY SPIN-OFF</title>
<link href="http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/11624" rel="alternate"/>
<author>
<name>Santosa, Setyarini</name>
</author>
<id>http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/11624</id>
<updated>2023-08-23T03:27:43Z</updated>
<published>2021-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN DAN UNIVERSITY SPIN-OFF
Santosa, Setyarini
Dalam menjaga financial sustainability nya universitas swasta melakukan upaya untuk menggali&#13;
sumber - sumber pendanaan baru yang dapat mengurangi ketergantungannya pada tuituin fee yang&#13;
berasal dari mahasiswa. Laboratorium, pusat studi ataupun unit – unit pendukung yang awalnya&#13;
ditujukan untuk layanan mahasiswa akhirnya digunakan untuk layanan semi komersil kepada&#13;
pihak luar. Namun demikan, jika memiliki kesiapan baik dari sisi ketersediaan sumber daya dan&#13;
dukungan dari yayasan, badan usaha yang memiliki universitas, maka universitas dapat&#13;
mendirikan perusahaan dari unit-unit layanan nya (melakukan university / academic spin-off).&#13;
Artikel ini bertujuan untuk membahas bagaimana desain MCS pada universitas swasta, selaku&#13;
insitusi nirlaba, yang memiliki kegiatan atau unit yang secara khusus ditujukan untuk income&#13;
generating purpose. Untuk itu, hubungan yayasan – universitas akan dibahas karena porsi otoritas&#13;
yang diberikan yayasan kepada universitas akan mempengaruhi desain MCS sebuah universitas.&#13;
Pendekatan gabungan teori agensi dan stewardship akan digunakan untuk memetakan pola&#13;
hubungan yayasan-universitas. Kekhususan desain MCS pada organisasi nirlaba dan tingkat&#13;
maturity unit khusus yang ditujukan untuk memperoleh tambahan income juga akan menentukan&#13;
desain MCS Univeristas.
</summary>
<dc:date>2021-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>MUATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM KURIKULUM JURUSAN AKUNTANSI</title>
<link href="http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/11622" rel="alternate"/>
<author>
<name>Santosa, Setyarini</name>
</author>
<id>http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/11622</id>
<updated>2023-08-23T07:16:19Z</updated>
<published>2003-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">MUATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM KURIKULUM JURUSAN AKUNTANSI
Santosa, Setyarini
Makalah ini dimuat dalam seminar "National Public Seminar ISSC- Managing &amp; Governing IT for Business Excelence-UK.Petra Surabaya" Sheraton Hotel, 3-4 Juli 2003.
</summary>
<dc:date>2003-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
