<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>2023</title>
<link>http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/12062</link>
<description/>
<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 10:57:53 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-06T10:57:53Z</dc:date>
<item>
<title>ANALISIS PENGARUH DARI IMPLEMENTASI PROTEKSI ELECTROSTATIC DISCHARGE (ESD) PADA INDUSTRI ELEKTRONIKA  BIDANG PERBAIKAN</title>
<link>http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/12069</link>
<description>ANALISIS PENGARUH DARI IMPLEMENTASI PROTEKSI ELECTROSTATIC DISCHARGE (ESD) PADA INDUSTRI ELEKTRONIKA  BIDANG PERBAIKAN
Ariyanti, Tiara Eka
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan peralatan elektronik, pertumbuhan&#13;
industri elektronika di Indonesia pun mengalami peningkatan. Hal ini tidak hanya menjadi&#13;
kesempatan bagi para Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia dalam mencari ketersediaan&#13;
lapangan pekerjaan, tetapi juga menjadi peluang untuk membuka lapangan pekerjaan seperti&#13;
penyediaan layanan perbaikan untuk peralatan elektronik yang digunakan secara luas ini. Timbul&#13;
pertanyaan mengenai perbedaan antara layanan perbaikan umum (non-official) dengan layanan&#13;
perbaikan resmi yang disediakan oleh perusahaan pemegang hak cipta (manufaktur). Jika&#13;
diperhatikan, perbedaan paling signifikan dari kedua layanan perbaikan ini yaitu perihal proteksi&#13;
Electrostatic Discharge (ESD) yang mana tidak hanya menyangkut area kerja saja, tetapi sarana&#13;
prasarana pendukung proses perbaikan lainnya. ESD merupakan salah satu aspek dasar di dalam&#13;
dunia elektronika yang mana dampak dari kegagalannya sangat besar dan merugikan. Hal ini&#13;
menarik diteliti untuk melihat pengaruh dari implementasi proteksi ESD di dalam proses&#13;
perbaikan barang elektronik yang mana dalam penelitian kali ini akan difokuskan pada proses&#13;
perbaikan laptop dan smartphone, mengingat kedua perangkat tersebut merupakan perangkat&#13;
elektronik yang paling banyak digunakan saat ini.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/12069</guid>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGARUH NILAI LOSS TERHADAP HASIL UKUR RADIO FREKUENSI DENGAN MENGGUNAKAN PENGATUR VARIABLE LOSS OTOMATIS</title>
<link>http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/12068</link>
<description>PENGARUH NILAI LOSS TERHADAP HASIL UKUR RADIO FREKUENSI DENGAN MENGGUNAKAN PENGATUR VARIABLE LOSS OTOMATIS
Rahman, Aulia
Peneliti mendesain sistem simulasi pengukuran RF ( Radio Frekuensi ) yaitu mengukur&#13;
kekuatan transfer dan penerimaan dari sebuah handphone dari pita-pita frekuensi yang telah&#13;
diatur penggunaannya sesuai peraturan pada kementrian komunikasi dan informasi yaitu&#13;
mengukur kekuatan transfer dan penerimaan DCS1800, GSM900, WCDMA 2100,&#13;
WCDMA850, LTE01, LTE03, LTE05, LTE08, LTE40 wifi 2.4 GHz dan 5.0 ghz&#13;
menunjukan hasil ukur yang seharusnya dan sesuai dengan standar yang dianjurkan oleh&#13;
pemerintah.&#13;
Pengujian selanjutnya dengan mengatur nilai Loss berdasarkan hasil ukur yang telah&#13;
dilakukan pada masing-masing pita frekuensi menggunakan program aplikasi yang&#13;
sederhana yang dapat menghitung nilai loss yang dengan menggunakan patokan rumus&#13;
sederhana 0.2 &lt; Defiasi &lt;= 2.5 dimana apabila rata rata hasil ukurnya memiliki defiasi lebih&#13;
besar dari 0.2 db atau lebih kecil atau sama dengan 2.5 db maka program aplikasi akan&#13;
menghitung dan mengatur secara otomatis nilai Loss yang semestinya ditambahkan ataupun&#13;
di kurangkan pada nilai rata-rata hasil ukur yang tercatat di Log files hasil ukur.&#13;
Dengan menggunakan nilai loss yang telah diatur oleh aplikasi maka dilakukan pengukuran&#13;
ulang pita-pita frekuensi tersebut diatas, maka dengan nilai loss tersebut akan dihasilkan&#13;
pengukuran yang lebih baik dan sesuai dengan standar, hasil pengukuran ini nantinya yang&#13;
akan menjadi patokan bahwa handphone yang kita gunakan telah memenuhi standar SAR&#13;
(Specific Absoption Rate) SAR adalah suatu tingkatan radiasi yang seharusnya diterima oleh&#13;
tubuh manusia walaupun efeknya bisa di hitung dalam jangka yang panjang dan juga&#13;
keunggulan dalam proses penerimaan data maupun pengiriman data.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/12068</guid>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PROTOTIPE JEMURAN ANTI HUJAN MENGGUNAKAN RAIN DROP SENSOR DAN SENSOR CAHAYA BERBASIS  ARDUINO</title>
<link>http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/12067</link>
<description>PROTOTIPE JEMURAN ANTI HUJAN MENGGUNAKAN RAIN DROP SENSOR DAN SENSOR CAHAYA BERBASIS  ARDUINO
Marcelino, Yosua
Di musim badai, kebanyakan orang merasa gelisah saat menjemur pakaian. Saat&#13;
menjemur pakaian di luar saat tidak ada orang di rumah, kecemasan ini akan&#13;
semakin parah. Orang-orang takut untuk menjemur pakaiannya di luar karena&#13;
khawatir hujan akan membuat mereka basah sejak kejadian itu. Saat pemilik keluar&#13;
rumah untuk beraktivitas di luar rumah, kebanyakan orang menjemur pakaiannya&#13;
di teras rumah saat musim hujan agar pakaian tidak kering terkena air hujan. Penulis&#13;
mendapatkan ide untuk membuat mesin penarik jemuran otomatis setelah membaca&#13;
permasalahan di atas. Alat ini menggunakan mikrokontroler Arduino Nano yang&#13;
digabungkan dengan sensor rintik hujan dan sensor Light Reliant Resistor serta&#13;
menggunakan kontrol Bluetooth. Alat ini bekerja dengan mengidentifikasi pola&#13;
cuaca di sekitarnya melalui bantuan sensor rintik hujan dan sensor LDR. Saat sensor&#13;
tidak menyala, alat akan mengartikan hujan sehingga alat dapat menarik tali&#13;
jemuran keluar untuk menghindari air. Alat menarik jemuran keluar ke lokasi yang&#13;
terkena sinar matahari setiap kali sensor mendeteksi bahwa cuaca cerah,&#13;
menandakan bahwa cuaca sedang panas. Selain itu, untuk sepeda motor&#13;
menggunakan baterai 6 volt yang dapat ditenagai kembali oleh sel surya. sementara&#13;
sensor hujan mengenali tetesan air hujan. Kami berharap dengan diperkenalkannya&#13;
alat penarik jemuran otomatis ini dapat mengurangi beberapa tekanan yang terkait&#13;
dengan menjemur pakaian di musim hujan..
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/12067</guid>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PROTOTIPE JEMURAN ANTI HUJAN MENGGUNAKAN RAIN DROP SENSOR DAN SENSOR CAHAYA BERBASIS  ARDUINO</title>
<link>http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/12066</link>
<description>PROTOTIPE JEMURAN ANTI HUJAN MENGGUNAKAN RAIN DROP SENSOR DAN SENSOR CAHAYA BERBASIS  ARDUINO
Ikhwanuddin, Sri Anwar
Di musim badai, kebanyakan orang merasa gelisah saat menjemur pakaian. Saat&#13;
menjemur pakaian di luar saat tidak ada orang di rumah, kecemasan ini akan&#13;
semakin parah. Orang-orang takut untuk menjemur pakaiannya di luar karena&#13;
khawatir hujan akan membuat mereka basah sejak kejadian itu. Saat pemilik keluar&#13;
rumah untuk beraktivitas di luar rumah, kebanyakan orang menjemur pakaiannya&#13;
di teras rumah saat musim hujan agar pakaian tidak kering terkena air hujan. Penulis&#13;
mendapatkan ide untuk membuat mesin penarik jemuran otomatis setelah membaca&#13;
permasalahan di atas. Alat ini menggunakan mikrokontroler Arduino Nano yang&#13;
digabungkan dengan sensor rintik hujan dan sensor Light Reliant Resistor serta&#13;
menggunakan kontrol Bluetooth. Alat ini bekerja dengan mengidentifikasi pola&#13;
cuaca di sekitarnya melalui bantuan sensor rintik hujan dan sensor LDR. Saat sensor&#13;
tidak menyala, alat akan mengartikan hujan sehingga alat dapat menarik tali&#13;
jemuran keluar untuk menghindari air. Alat menarik jemuran keluar ke lokasi yang&#13;
terkena sinar matahari setiap kali sensor mendeteksi bahwa cuaca cerah,&#13;
menandakan bahwa cuaca sedang panas. Selain itu, untuk sepeda motor&#13;
menggunakan baterai 6 volt yang dapat ditenagai kembali oleh sel surya. sementara&#13;
sensor hujan mengenali tetesan air hujan. Kami berharap dengan diperkenalkannya&#13;
alat penarik jemuran otomatis ini dapat mengurangi beberapa tekanan yang terkait&#13;
dengan menjemur pakaian di musim hujan..
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/12066</guid>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
