President University Repository

ANALISA KONDISI KOMUNIKASI INTERNAL TERHADAP PENCAPAIAN TUJUAN PERUSAHAAN (STUDI KASUS DI PT. ASTRAZENECA INDONESIA)

Show simple item record

dc.contributor.author Rosiyadi, Resa
dc.date.accessioned 2019-08-13T10:41:30Z
dc.date.available 2019-08-13T10:41:30Z
dc.date.issued 2012
dc.identifier.uri http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/1728
dc.description.abstract AstraZeneca dibentuk pada tahun 1999 melalui merger antara Astra AB dari Swedia dan Zeneca Group PLC dari Inggris, sehingga Zeneca Pharma Indonesia, berubah menjadi AstraZeneca Indonesia. Pabrik Cikarang mulai didirikan pada tahun 2009 dan selesai dibangun pada Mei 2010. Dan diresmikan pada tanggal 05 Oktober 2010 oleh Menkes dan mulai produksi pada bulan November 2010. Untuk menjaga hubungan baik antara vendor dan customer, PT. AstraZeneca Indonesia mendapat sertifikat CPOB dari BPOM dan sertifikat GMP dari TGA (Australia). Penelitian ini merupakan sebuah penelitian dengan metode studi kasus (study case) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan instrumen penelitian wawancara dengan jenis wawancara tidak berstruktur melalui observasi secara aktif di PT. AstraZeneca Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami kondisi komunikasi internal di PT. AstraZeneca Indonesia terhadap pencapaian tujuan perusahaan, penelitian ini sangat penting untuk diteliti karena penelitian ini membahas tentang ilmu Komunikasi Organisasi yang tertuju pada strategi dan upaya manajemen dalam mendukung komunikasi internal yang terjalin di PT. AstraZeneca Indonesia untuk pencapaian tujuan perusahaan, sehingga penelitian ini sangat bermanfaat dalam menganalisa kondisi komunikasi internal didalam suatu perusahaan untuk mengetahui batasan penelitian dalam upaya memelihara komunikasi internal yang efektif. Hasil akhir dari penelitian ini adalah bahwa kondisi komunikasi internal di PT. AstraZeneca Indonesia sudah cukup berjalan dengan baik dan efektif hal tersebut tentunya akan membantu dalam pencapaian tujuan perusahaan, yaitu meliputi dukungan pihak manajemen dengan menggunakan program supportive management, kemudian hambatan komunikasi ditangani dengan cara diadakannya rapat internal dan penyampaian secara komunikatif terhadap informasi yang akan disosialisasikan sesuai dengan level karyawan tertentu, kemudian media yang dirasa cukup efektif dalam peyampaian pesan adalah media forum, dan yang terakhir adalah membina hubungan komunikasi internal yang efektif yaitu dengan adanya dukungan yang konsisten dari pihak manajemen dengan pendekatan yang lebih persuasif kepada semua karyawan dan memberikan penghargaan atas kerja keras semua karyawan dalam usaha mencapai tujuan perusahaan. Saran yang diberikan adalah bahwa manajemen di PT. AstraZeneca Indonesia harus tetap memikirkan cara-cara berkomunikasi yang lebih baik lagi dari yang telah terjalin saat ini agar kondisi komunikasi internal di PT. AstraZeneca Indonesia berjalan secara efektif dan berjalan secara kondusif. Manajemen juga perlu untuk terus berusaha menyesuaikan sistem komunikasi internal yang terjalin di PT. AstraZeneca Indonesia dengan teknologi yang ada dan penggunaan teknologi yang relevan. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher President University en_US
dc.relation.ispartofseries Communication;009200800062
dc.title ANALISA KONDISI KOMUNIKASI INTERNAL TERHADAP PENCAPAIAN TUJUAN PERUSAHAAN (STUDI KASUS DI PT. ASTRAZENECA INDONESIA) en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Advanced Search

Browse

My Account