<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13404">
<title>2025</title>
<link>http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13404</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13431"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13430"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13429"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13428"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-20T14:12:23Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13431">
<title>ANALISIS RISIKO KERJA PADA PENJAGA PINTU GERBANG MENGGUNAKAN METODE HIRADC UNTUK MENGURANGI RISIKO KEСELAKAAN KERJA PADA PT XYZ</title>
<link>http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13431</link>
<description>ANALISIS RISIKO KERJA PADA PENJAGA PINTU GERBANG MENGGUNAKAN METODE HIRADC UNTUK MENGURANGI RISIKO KEСELAKAAN KERJA PADA PT XYZ
Aulina, Maisya Farida
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam industri pembangkit listrik yang memiliki risiko tinggi. Penelitian ini dilakukan di PT XYZ dengan fokus pada kasus kecelakaan kerja fatal akibat terjepit pintu gerbang di area switchyard. Metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan langkah pengendalian Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas buka-tutup gerbang memiliki tingkat risiko Not Acceptable Risk sehingga diperlukan pengendalian melalui rancangan ulang pintu gerbang untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja. Dua alternatif design gerbang diusulkan, yaitu pintu swing dengan roda dan paving blok, serta pintu sliding dengan roda dan rel Perbandingan keduanya menunjukkan bahwa redesign berbasis rekayasa teknik mampu menurunkan risiko kecelakaan secara signifikan. Pemilihan konsep dengan opportunity identification, generate concept, screening scoring serta concept testing dilakukan agar konsep dapat tersusun dengan baik sesuai dengan kebutuhan Dengan penerapan design yang tepat dengan pengoperasian gerbang sliding menggunakan roda serta rel, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja area switchyard yang lebih aman karena tingkat risiko turun menjadi acceptable risk.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13430">
<title>IMPLEMENTASI SMED DAN 5S UNTUK PENINGKATAN OEE MELALUI PENGURANGAN WAKTU SETUP PADA MESIN STAMPING DI PT. HIJ</title>
<link>http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13430</link>
<description>IMPLEMENTASI SMED DAN 5S UNTUK PENINGKATAN OEE MELALUI PENGURANGAN WAKTU SETUP PADA MESIN STAMPING DI PT. HIJ
Tryani, Jasmine Janies
PT. HIJ merupakan perusahaan dies manufacturing yang menyediakan jasa&#13;
pembuatan dies, jigs dan fixtures, parts stamping serta subassembly welding untuk&#13;
industri otomotif. Perusahaan menghadapi masalah rendahnya nilai Overall&#13;
Equipment Effectiveness (OEE) pada mesin stamping area B sebesar 78.29%, di&#13;
bawah target perusahaan 80%. Masalah utama terletak pada tingginya downtime&#13;
loss yang didominasi waktu setup, menyebabkan rendahnya OEE. Penelitian&#13;
bertujuan untuk menganalisis peningkatan nilai OEE melalui implementasi&#13;
metodologi Single Minute Exchange of Dies (SMED) dan 5S untuk mencapai target&#13;
perusahaan sebesar 80%. Metode observasi langsung digunakan untuk mengamati&#13;
alur kerja setup die changeover yang berkontribusi pada tingginya waktu setup.&#13;
Pendekatan SMED dan 5S diterapkan untuk menentukan aktivitas internal dan&#13;
eksternal setup serta mengeliminasi waste operasional. Melalui implementasi&#13;
SMED dan 5S berhasil mengurangi waktu setup dari 29 menit menjadi 20 menit,&#13;
dengan aktivitas setup internal turun dari 20.4 menit menjadi 14.4 menit (penurunan&#13;
29.41%) dan aktivitas setup eksternal dari 8.6 menit menjadi 5.6 menit (penurunan&#13;
34.88%). Secara keseluruhan, terjadi peningkatan efisiensi waktu setup sebesar&#13;
31.03% atau penghematan 9 menit per changeover. Nilai OEE meningkat&#13;
signifikan dari 78.29% menjadi 84.50%, dengan komponen availability naik dari&#13;
80.30% menjadi 88.96% sebagai dampak langsung dari pengurangan downtime loss&#13;
dari 60 jam menjadi 37.61 jam (penurunan 37.31%).
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13429">
<title>EFISIENSI WAKTU SETTING MESIN PEMBUAT ULIR UNTUK PRODUK BRAKE MOUNTING SUPPORT SERIES MENGGUNAKAN METODE SMED  DI PT. XYZ</title>
<link>http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13429</link>
<description>EFISIENSI WAKTU SETTING MESIN PEMBUAT ULIR UNTUK PRODUK BRAKE MOUNTING SUPPORT SERIES MENGGUNAKAN METODE SMED  DI PT. XYZ
Pratama, Saepul Kamal
PT. XYZ adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi komponen stamping&#13;
untuk berbagai industri metal, dengan produk utama Brake Mounting support yang&#13;
berfungsi sebagai dudukan sistem rem pada motor. Perusahaan menggunakan mesin&#13;
pembuat ulir untuk pembuat ulir, akan tetapi perusahaan mengalami kendala di&#13;
mesin tersebut dimana saat akan setting atau mengganti ke model yang lain&#13;
memerlukan waktu selama 4 sampai dengan 7 jam, dimana waktu tersebut setara 1&#13;
shift, dan secara frekuensi total setting yaitu 10 kali per bulan secara rata-rata, yang&#13;
mengakibatkan secara kapasitas total produksi berkurang dan menyebabkan tidak&#13;
dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Penelitian yang dilakukan menggunakan&#13;
metode Single Minute Exchange of Dies (SMED) untuk mengetahui masalah yang&#13;
terjadi dan memilah antara aktivitas internal setup dan external setup, serta&#13;
menerapkan perbaikan melalui pembagian beban kerja dan perbaikan pada alat&#13;
yang ada. Hasil penelitian dengan menerapkan metode SMED menunjukan terjadi&#13;
penurunan yang signifikan pada waktu setting yang sebelumnya 3 jam 33 menit 56&#13;
detik menjadi 40 menit 1 detik atau terjadi pengurangan waktu setting sebanyak&#13;
81.3%. Terbukti bahwa penerapan metode SMED berhasil meningkatkan efisiensi&#13;
proses produksi dengan menurunkan waktu setting.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13428">
<title>PERANCANGAN PERSEDIAAN CONSUMABLE PARTS MENGGUNAKAN METODE CONTINUOUS REVIEW DAN PERIODIC REVIEW BERDASARKAN  ANALISIS ABC DI PT DEF</title>
<link>http://repository.president.ac.id/xmlui/handle/123456789/13428</link>
<description>PERANCANGAN PERSEDIAAN CONSUMABLE PARTS MENGGUNAKAN METODE CONTINUOUS REVIEW DAN PERIODIC REVIEW BERDASARKAN  ANALISIS ABC DI PT DEF
Yusuf, Mohammad Rafiansyah
PT. DEF adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang otomotif yang&#13;
memproduksi shock absorber atau peredam kejut. Perusahaan menghadapi&#13;
permasalahan dalam pengendalian persediaan consumable parts yang&#13;
mengakibatkan tingginya biaya persediaan, sehingga biaya persediaan&#13;
membengkak. Terjadi kenaikan biaya sebesar 13.4219% dari target yang diinginkan&#13;
perusahaan. Pada kasus ini, peneliti menggunakan metode klasifikasi ABC untuk&#13;
melihat klasifikasi consumable parts yang berkontribusi pada tingginya biaya&#13;
persediaan. Selanjutnya, dengan pendekatan pengendalian persediaan probabilistik&#13;
dengan metode continuous review untuk menentukan ukuran lot pemesanan yang&#13;
optimal dan titik pemesanan ulang/reorder point. Pendekatan probabilistik lain&#13;
yang digunakan adalah metode periodic review sebagai perbandingan dalam&#13;
pengendalian persediaan. Metode periodic review menentukan interval order, dan&#13;
jumlah maksimum persediaan saat pemesanan ulang dilakukan kembali. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa metode continuous review adalah metode&#13;
pengendalian terbaik dengan penghematan biaya persediaan sebesar&#13;
Rp21,512,499.68 atau ± 25.70% dari biaya aktual persediaan. Sedangkan untuk&#13;
periodic review, hasil penurunan biaya adalah sebesar Rp 3,071,609.98 atau ±&#13;
3.67% dari biaya aktual persediaan
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
