| dc.description.abstract |
PT. XYZ merupakan perusahaan Industri Manufaktur (flexible packaging) di daerah Cikarang yang memproduksi kemasan fleksibel untuk kebutuhan pangan dan non- pangan dari berbagai bahan seperti film, kertas laminasi, logam foil, dan plastik. Kemasan ini harus memenuhi standar keamanan pangan agar aman untuk kontak langsung dengan makanan, melindungi produk dari kontaminasi luar, dan memperpanjang masa simpan. PT. XYZ sudah menerapkan sistem FSSC 22000 sejak tahun 2017 tetapi belum berjalan dengan baik, sebab terdapat permasalahan pada hasil penilaian audit pelanggan yakni ditemukannya cutter sepanjang Sem terselip pada produk jumbo roll sebanyak tiga kali dalam dua bulan terakhir. Hal ini memicu terkait ketidaksesuaian pada proses dan menyebabkan potensi kontaminasi, serta menurunkan rasa percaya customer. Sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk melihat keterkaitan faktor- faktor yang berpengaruh terhadap kualitas produk. Dengan menganalisa faktor- faktor yang mempengaruhi kualitas produk, didapat Komunikasi Interaktif, Manajemen Sistem serta Penerapan HACCP sangat berpengaruh terhadap Kualitas Produk yang dihasilkan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, ketiga hal yang menjadi faktor penurunan kualitas produk di PT. XYZ dapat diatasi dengan cara komunikasi yang interaktif, karena semakin baik komunikasi antara anggota tim atau departmen dalam perusahaan semakin baik produk yang dibuat, selain itu sistem manajemen perusahaan pada kualitas produk juga dapat dilakukan karena sistem manajemen yang terstruktur, termasuk prosedur operasional yang jelas dan pengawasan yang efektif dapat memainkan peran penting dalam menjaga konsistensi dan peningkatan kualitas produk, cara lain bisa juga dengan menerapkan prinsip HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) secara signifikan dapat mempengaruhi juga kualitas produk, karena dengan menggunakan prinsip ini dapat menunjukan betapa pentingnga meningkatkan kualitas produk secara keseluruhan, karena dengan menggunakan sistem Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) belum diterapkan oleh perusahaan ini. |
en_US |