| dc.description.abstract |
PT. DEF adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang otomotif yang
memproduksi shock absorber atau peredam kejut. Perusahaan menghadapi
permasalahan dalam pengendalian persediaan consumable parts yang
mengakibatkan tingginya biaya persediaan, sehingga biaya persediaan
membengkak. Terjadi kenaikan biaya sebesar 13.4219% dari target yang diinginkan
perusahaan. Pada kasus ini, peneliti menggunakan metode klasifikasi ABC untuk
melihat klasifikasi consumable parts yang berkontribusi pada tingginya biaya
persediaan. Selanjutnya, dengan pendekatan pengendalian persediaan probabilistik
dengan metode continuous review untuk menentukan ukuran lot pemesanan yang
optimal dan titik pemesanan ulang/reorder point. Pendekatan probabilistik lain
yang digunakan adalah metode periodic review sebagai perbandingan dalam
pengendalian persediaan. Metode periodic review menentukan interval order, dan
jumlah maksimum persediaan saat pemesanan ulang dilakukan kembali. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa metode continuous review adalah metode
pengendalian terbaik dengan penghematan biaya persediaan sebesar
Rp21,512,499.68 atau ± 25.70% dari biaya aktual persediaan. Sedangkan untuk
periodic review, hasil penurunan biaya adalah sebesar Rp 3,071,609.98 atau ±
3.67% dari biaya aktual persediaan |
en_US |