Abstract:
PT Kompresor Energi Nusantara adalah perusahaan di bidang penyewaan unit
kompresor dan layanan perbaikan untuk perusahaan manufaktur. Namun, saat ini
perusahaan menghadapi tantangan dalam menjaga keandalan mesin kompresor
udara karena sering kali terjadi kerusakan pada mesin kompresor yang menjadi
elemen vital operasional. Studi ini akan melakukan analisis yang komperensif
terhadap kerusakan mesin kompresor yang sering kali disebabkan oleh berbagai
faktor teknis yang kompleks dan saling terkait. Untuk mengatasi masalah ini,
digunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Metode ini
memungkinkan identifikasi mode kegagalan secara sistematis, analisis dampaknya
terhadap sistem, prioritas risiko berbasis Risk Priority Number (RPN), serta
panduan mitigasi risiko secara spesifik. Hasil analisis menunjukkan enam
komponen utama yang menjadi penyebab kerusakan, yaitu Discharge Pressure
Indicator, Pressure Gauge, Vibration UAB, Flow Indicator, Auxiliary Oil Pump,
dan Trisen Load. Lima komponen memiliki nilai RPN di atas standar perusahaan
(48): Pressure Gauge (72), Vibration UAB (72), Flow Indicator (90), Auxiliary Oil
Pump (120), dan Trisen Load (90). Melalui mitigasi, nilai RPN komponen berhasil
diturunkan: Pressure Gauge (12), Vibration UAB (12), Flow Indicator (4),
Auxiliary Oil Pump (8), dan Trisen Load (18). Hal ini secara signifikan
meningkatkan keandalan mesin kompresor dan mengurangi risiko kerusakan.