Abstract:
Industri kecantikan di Indonesia berkembang pesat dengan hadirnya berbagai merek
local yang bersaing melalui strategi pemasaran digital. Somethinc sebagai salah satu
merek skincare local mampu mendominasi pasar melalui kolaborasi dengan beauty
influencer, salah satunya Tasya Farasya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh
influencer Tasya Farasya, ekuitas merek, dan kesadaran merek terhadap loyalitas
pelanggan Somethinc di Bekasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif
dengan suvei kuesioner berbasis skala likert. Populasi penelitian adalah konsumen
Somethinc di Bekasi dengan sampel 239 responden yang dipilih menggunakan
purposive sampling, yaitu pelanggan di Bekasi yang pernah membeli produk
Somethinc minimal 1 kali dan mengenal dan/atau Tasya Farasya. Data dianalisis
menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, serta uji hipotesis melalui SPSS. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa influencer Tasya Farasya memiliki T-hitung 0,183 < T-
tabel 1,651 dengan signifikan 0,855 > 0,05, artinya tidak berpengaruh signifikan
terhadap loyalitas pelanggan. Ekuitas merek memiliki T-hitung 2,408 > 1,651 dengan
signifikan 0,017 < 0,05, sehingga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas. Kesadaran
merek memiliki T-hitung 18,419 > 1,651 dengan signifikan 0,000 < 0,05, sehingga
berpengaruh signifikan terhadap loyalitas. Uji F menunjukkan F-hitung 489,068 > 2,64
dengan signifikan 0,000 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan seluruh variabel independen
berpengaruh simultan terhadap loyalitas pelanggan. Temuan ini menegaskan bahwa
kredibilitas influencer, citra merek, dan kesadaran konsumen merupakan faktor penting
dalam membangun loyalitas. Implikasi penelitian menekankan integrasi strategi
influencer marketing dengan penguatan ekuitas serta kesadaran merek untuk
meningkatkan keunggulan kompetitif merek lokal di industri kecantikan.