Abstract:
Proses tutup buku yang dilakukan setiap bulan oleh perusahaan merupakan salah satu cara untuk mengetahui pergerakan arus kas perusahaan yang bersangkutan. Adapun tutup buku yang dilakukan meliputi tutup buku pencatatan hutang, piutang usaha dan posisi aset perusahaan. Pada umumnya tutup buku dilakukan di tanggal terakhir masing-masing bulan. Piutang usaha merupakan salah satu akun yang befungsi untuk mencatat pemasukan perusahaan dan memiliki angka yang material . Itu sebabnya kelancaran dari pemasukan kas dan pencatatan atas piutang usaha menjadi penting untuk diperhatikan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi, difokuskan pada pengendalian internal perusahaan tehadap akun piutang usaha, yaitu proses pencatatan piutang usaha, proses pencatatan pembayaran atas piutang usaha, proses pembatalan piutang usaha, proses pencadangan piutang usaha tak tertagih dan proses penghapusan piutang usaha tak tertagih, dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa efektif perusahaan dalam mengendalikan dan meminimalisasikan kemungkinan terjadinya kesalahan (error), kejahatan (fraud) dan ketidaksesuaian dengan prinsip akuntansi yang berlaku (irregularities) dalam aktivitas piutang usahanya.
Penelitian ini dilakukan terhadap PT. XYZ yang bergerak dibidang manufaktur alat elektrik yang berlokasi di EJIP.