Abstract:
Panti asuhan berfungsi sebagai lembaga yang bertujuan untuk memberikan
perlindungan dan perawatan bagi anak-anak yang terlantar atau yatim piatu.
Namun, banyak anak di lingkungan tersebut masih menghadapi tantangan dalam
menemukan makna hidup akibat kurangnya dukungan emosional dan kesempatan
untuk berkembang.
Film dokumenter ekspositori ini menggunakan teori segmentasi adaptasi dari
penulisan skenario untuk membangun empati penonton terhadap kondisi anak-anak
di Panti Asuhan Gema Insan Amanah, melalui penyajian narasi yang terstruktur
secara adaptif dan bertahap. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan
kepedulian dan simpati masyarakat terhadap isu tersebut, sekaligus menyediakan
dukungan emosional serta kesempatan berkembang bagi anak-anak yang
bersangkutan. Dengan pendekatan segmentasi adaptasi skenario, film dokumenter
ini membagi kisah tokoh dan peristiwa menjadi segmen-segmen naratif yang
mendalam, fleksibel, dan kontekstual, sehingga menciptakan kesadaran kritis
terhadap proses produksi film serta dinamika kehidupan anak-anak di panti asuhan.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung penulis dalam mengembangkan
film dokumenter yang informatif, persuasif, dan berdampak sosial, serta
mendorong perhatian lebih luas dari masyarakat terhadap permasalahan yang
dihadapi anak-anak di Panti Asuhan Gema Insan Amanah. Selain itu, penelitian ini
diantisipasi memberikan wawasan mendalam bagi penulis dan menginspirasi
penonton untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pemberdayaan anak-anak tersebut.