Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan keselamatan,
pengawasan keselamatan, dan budaya keselamatan terhadap keselamatan kerja dengan
penggunaan alat pelindung diri (APD) sebagai variabel mediasi di PT. XYZ Karawang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif dengan metode survei, dan data
dikumpulkan melalui pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dan data
dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 273 Responden yang merupakan
karyawan PT. XYZ Karawang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan
Microsoft Excel dan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa pelatihan, pengawasan, dan budaya keselamatan secara langsung
berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD) dan
keselamatan kerja. Selain itu, alat pelindung diri (APD) terbukti secara signifikan
memediasi hubungan antara ketiga variabel bebas dengan keselamatan kerja. Temuan
ini menginidikasikan bahwa perilaku penggunaan pelindung diri yang konsisten
mampu memperkuat kontribusi pelatihan, pengawasan dan budaya keselamatan
terhadap terciptanya lingkungan kerja yang aman dan sehat. Hasil penelitian ini
menegaskan pentingnya strategi manajemen keselamatan yang terintegritas, dimana
setiap elemen-elemen mulai dari pelatihan, pengawasan, hingga budaya harus saling
mendukung demi meningkatkan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja. Oleh
karena itu, penelitian ini merekomendasikan untuk melakukan peningkatan kualitas
pelatihan berbasis praktik langsung, pengawasan yang bersifat partisipatif dan
memberdayakan, serta penguatan budaya keselamatan secara berkelanjutan sebagai
upaya strategis untuk menurunkan risiko kecelakaan kerja, termasuk insiden ringan
yang sering tidak tercatat secara formal