Abstract:
Karyawan dalam perusahaan merupakan bagian dari sumber daya manusia yang
berperan penting guna mencapai tujuan perusahaan. Demi mencapai tujuan
perusahaan perlu memiliki karyawan baik yang dihasilkan dari keterikatan
karyawan yang erat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
lingkungan kerja dan beban kerja terhadap keterikatan karyawan dengan
kepemimpinan transformasional sebagai variabel intervening. Penelitian dilakukan
pada PT XYZ, sebuah perusahaan manufaktur dengan sistem kerja tiga shift.
Penelitian ini merupakan penelitian kausal dengan metode kuantitatif dan metode
survei terhadap 176 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive
sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling
(SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak
SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan beban kerja
berpengaruh signifikan terhadap kepemimpinan transformasional. Beban kerja juga
berpengaruh positif signifikan terhadap keterikatan karyawan, berbeda dengan
lingkungan kerja yang berpengaruh tidak signifikan terhadap keterikatan karyawan.
Kepemimpinan transformasional terbukti berpengaruh signifikan terhadap
keterikatan karyawan dan memediasi hubungan antara lingkungan kerja dan
keterikatan karyawan.