Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel beban kerja (X1) dan
motivasi kerja (X2) terhadap loyalitas karyawan (Y) dengan kepuasan kerja (Z)
sebagai variabel mediasi pada sektor industri manufaktur di Cikarang. Latar
belakang penelitian ini berangkat dari fenomena tingginya tekanan kerja,
kurangnya kepastian kerja, serta motivasi kerja yang fluktuatif yang berdampak
pada loyalitas karyawan sehingga menimbulkan berbagai masalah seperti intensi
pindah kerja dan engagement yang rendah terhadap perusahaan. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran
kuesioner kepada 207 responden yang merupakan karyawan industri manufaktur di
Cikarang dengan pengalaman kerja minimal satu tahun. Analisis data dilakukan
dengan metode PLS-SEM pada aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa adanya pengaruh negatif dan signifikan antar variabel beban kerja terhadap
motivasi kerja, kepuasan kerja, dan loyalitas karyawan. Sementara itu, ditemukan
juga pengaruh yang positif dan signfikan antara motivasi kerja terhadap kepuasan
kerja dan loyalitas karyawan. Kepuasan kerja juga terbukti mempengaruhi variabel
loyalitas karyawan secara positif dan signifikan. Selain itu, kepuasan kerja terbukti
memediasi hubungan antara beban kerja dan motivasi kerja terhadap loyalitas
karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi manajemen
perusahaan dalam meningkatkan loyalitas karyawan melalui pengelolaan beban
kerja yang seimbang dan peningkatan motivasi serta kepuasan kerja.