Abstract:
Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh lingkungan kerja dan stres kerja terhadap
kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening di PT. Vidam
Global Indonesia. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain survei eksplanatori
dengan kuesioner daring kepada 78 responden yang dipilih melalui simple random
sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan uji
mediasi dengan pendekatan bootstrap pada SPSS versi 27. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap
kinerja (β = 0,312; t = 3,76; p < 0,01) dan kepuasan kerja (β = 0,428; t = 4,15; p <
0,001), sedangkan stres kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja (β =
0,241; t = 2,98; p < 0,01) namun tidak signifikan terhadap kepuasan kerja (β = -
0,072; t = -1,21; p > 0,05). Uji mediasi dengan bootstrap (5.000 resampling, 95%
CI) menunjukkan bahwa kepuasan kerja memediasi hubungan lingkungan kerja
terhadap kinerja (indirect effect = 0,164; CI [0,058, 0,289]), tetapi tidak memediasi
hubungan stres kerja dengan kinerja. Temuan ini mendukung konsep eustress, di
mana tingkat stres yang terkendali dapat meningkatkan fokus dan motivasi
karyawan. Implikasi praktis dari penelitian ini menegaskan pentingnya perusahaan
menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sekaligus mengelola stres kerja pada
level adaptif guna meningkatkan kinerja, kepuasan, serta produktivitas tenaga kerja