Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh lingkungan kerja,
kompensasi, dan beban kerja terhadap turnover intention dengan mediasi kepuasan
kerja Generasi Z pada industri food and beverage di Cikarang. Metode penelitian
ini adalah kuantitatif kausal dengan teknik pengambilan sampel non-probability
purposive sampling. Mengingat jumlah populasi yang tidak diketahui, maka
kebutuhan sampel dihitung dengan mempertimbangkan jumlah indikator dengan
ratio 5:1 dan didapati sebanyak 152 responden. Desain analisis data yang diterapkan
adalah Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang
dibantu dengan menggunakan software SmartPLS versi 4.1.1.2 untuk mengolah
data yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) lingkungan kerja
memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap kepuasan kerja dan turnover
intention, (2) beban kerja memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap
kepuasan kerja dan turnover intention, (3) kompensasi memiliki pengaruh positif
dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan turnover intention, (4) kepuasan kerja
berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention, (5) lingkungan
kerja berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap turnover intention melalui
kepuasan kerja, (6) beban kerja berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap
turnover intention melalui kepuasan kerja, (7) kompensasi memiliki pengaruh
negatif dan signifikan terhadap turnover intention melalui kepuasan kerja. Selain
itu, hasil penelitian ini juga menunjukkan lemahnya peran mediasi berdasarkan
perhitungan nilai VAF (Variance Accounted For). Implikasi penelitian ini
memberikan kontribusi teoritis terkait dinamika kerja Gen Z yang menunjukkan
bahwa kompensasi berperan signifikan terhadap kepuasan dan turnover intention.
Implikasi praktisi penelitian ini menekankan pentingnya strategi retensi berbasis
relasi, pengembangan karier, serta kebijakan SDM yang adaptif terhadap
karakteristik Gen Z.